Polres Berau – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kalimantan Timur menggelar Sosialisasi Penjaringan Animo Penerimaan Terpadu Calon Anggota Polri Tahun Anggaran 2027 di Ruang Rupatama Polres Berau, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Bedungun, Kecamatan Tanjung Redeb, Kamis (5/11/2026) pukul 09.00 WITA.
Kegiatan tersebut diikuti 70 siswa perwakilan dari tujuh sekolah di Kabupaten Berau, yaitu SMA 1, SMA 2, SMA 5, SMA 7, SMK 1, SMK 2, dan SMK Muhammadiyah Berau.
Tim Sosialisasi Biro SDM Polda Kaltim dipimpin oleh Kompol Dewi Intan Sari, S.H., dan dihadiri oleh Kabag SDM Polres Berau Kompol Herman, S.Pdi., beserta jajaran.
Kasi Humas Polres Berau AKP Suradi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada para pelajar mengenai mekanisme, jalur, serta persyaratan penerimaan anggota Polri T.A. 2027.
“Sosialisasi ini diselenggarakan untuk menjaring animo dan minat generasi muda di Kabupaten Berau yang berkeinginan mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui institusi Kepolisian Republik Indonesia. Kami ingin memastikan para siswa mendapatkan informasi yang valid dan resmi,” ujar AKP Suradi.
Dalam pemaparannya, tim sosialisasi menjelaskan empat jalur pendidikan penerimaan Polri yang dibuka sesuai kebutuhan organisasi, yaitu Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara Polri, Tamtama Polri, dan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus). Pendaftaran secara daring diperkirakan dibuka pada Maret 2027 melalui situs resmi Penerimaan Polri.
AKP Suradi menegaskan bahwa seluruh proses seleksi berpedoman pada prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
“Seluruh rangkaian tahapan pendaftaran hingga tes penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya atau gratis. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua siswa, agar tidak memercayai oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Kelulusan murni ditentukan oleh kemampuan dan hasil seleksi masing-masing peserta,” tegasnya.
Adapun syarat umum yang harus dipenuhi calon peserta antara lain berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), beriman dan bertakwa, setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, berpendidikan minimal SMA/sederajat, berusia paling rendah 18 tahun saat dilantik, serta sehat jasmani dan rohani.
Para peserta nantinya wajib melalui sejumlah tahapan seleksi, mulai dari Pemeriksaan Administrasi (Rikmin), Pemeriksaan Kesehatan Tahap I dan II, Tes Psikologi, Tes Akademik, Tes Kesamaptaan Jasmani, Tes Mental Ideologi, hingga Sidang Kelulusan Akhir.
AKP Suradi mengimbau para pelajar yang berminat agar mempersiapkan diri sedini mungkin dari berbagai aspek.
“Persiapan harus dilakukan sejak sekarang, baik kesiapan fisik, mental, kesehatan, pengetahuan akademik, maupun kelengkapan berkas administrasi. Dukungan penuh dari orang tua dan pihak sekolah sangat penting untuk memotivasi para generasi muda meraih cita-citanya,” tutup Kasi Humas Polres Berau tersebut.
Humas Polres Berau







